Your browser version is outdated. We recommend that you update your browser to the latest version.

"Wujudkan Limapuluh Kota Pusat Pertanian Terkemuka" 


Gerakan Ekonomi Syari'ah

Kelola Lahan Tidur & Pinjaman Modal Usaha / Operasional Tanpa Bunga.

Muhammad Rahmad, Ketua Umum MAPPINDO dan Pembina Bank Infaq mengajak seluruh komponen masyarakat Indonesia menggerakkan kekuatan ekonomi ditengah suasana Covid-19, khususnya kekuatan ekonomi syari'ah berbasis pertanian.

Projek sosial ekonomi syari'ah ini diujicobakan pertama kali di Kabupaten Limapuluh Kota, Propinsi Sumatera Barat.

Gerakan Kelola Lahan Tidur di Kab 50 Kota berama Muhammad Rahmad

 

Muhammad Rahmad, Ketua Umum Mappindo dan Pembina Bank Infaq mengajak masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota untuk memanfaatkan lahan pertanian agar produktif. 

Bagi masyarakat yang berminat dan mau menjadi petani unggul, akan diberikan bantuan dan fasilitas berupa; Pelatihan Cara Bertani Unggul, Bantuan Bibit, Bantuan Pupuk, Bantuan Modal Usaha/Operasional sampai panen, Bantuan Pasar yang akan membeli hasil panen. Masyarakat hanya perlu menyiapkan lahan, tenaga, perlengkapan untuk bercocok-tanam, dan waktu tentunya.

Sebelumnya, Muhammad Rahmad telah melakukan ujicoba penanaman jagung unggulan di atas lahan terlantar bertempat di demplot Kenagarian VII Koto Talago. Hasilnya  sangat bagus yakni mencapai 12,8 ton/hektar jagung pipil kering. Ini adalah ujicoba dengan hasil tertinggi di Indonesia.

Berikut adalah tahapan fasilitas dengan syarat dan ketentuan yang disediakan, sbb : 

1. Mendaftar sebagai Anggota Mappindo (boleh perorangan atau kelompok tani)

2. Ikuti Pelatihan Gratis nya (Jadwal diinfo kemudian)

3. Siapkan Lahan dan Tenaga Pengelola (Peninjauan Lokasi)

4. Terima Bibit, Pupuk, dan Pinjaman Dana Operasional Tanpa Bunga

5. Hasil Panen Dibeli Mappindo atau Dijual ke Pasar